Sabtu, 04 Juli 2020

LETTO - RUANG RINDU

8  7 7  8 -8  -6
Di daun yang ikut
7 7 -7   6 6
Mengalir lembut
6 8 -8  7 -6 -6
Terbawa sungai
7  7  7  -8 -8
Ke Ujung mata
6   8 7  7 8   -8 -6
Dan aku  mulai takut
7 7 -7  6 6
Terbawa cinta
6 8 -8    7 -6  -6 
Menghirup rindu yang
7 7 7    -8 -8
Sesakkan dada

8 -8  7  7 7
Jalan ku hampa
7   -7 -7 -7  7 7
Dan ku sentuh dia
8 -8 -8  7  7
Terasa   hangat
7  -7 -7 -7 6 6
Oh di dalam hati
8 -8 -8   7 7  -9
Ku pegang erat dan
8  -8 -8 7  7 8
Ku halangi  waktu
6   7 -7  -8 7
Tak urung jua
7  -7 -7 -7  7 7
Ku lihatnya  pergi

Rabu, 01 Juli 2020

NIDJI - LASKAR PELANGI


6 5   -4 4 -4 5 4
Mimpi adalah kunci
-4 4  6 5  -4 4 -4 5   4 -4 5
Untuk kita menaklukkan dunia
4 3 4 4    4 3   4 -4
Berlarilah tanpa lelah
4 3    4 4    4 3 4 -4
Sampai engkau meraihnya

6 5    -4 4 -4
Laskar pelangi
4  4   6 6 5   -4 4
Takkan terikat waktu
4 3 4    4 4 4   4  3 4 -4
Bebaskan mimpimu di angkasa
4 -5 5  4 -5    5  4 -4 
Warnai  bintang di jiwa

4 -4 5 6  5   -4 4  -4 5 6
Menarilah dan terus tertawa
4 -4  5 6   5   5 -7 7  -7 6
Walau dunia tak seindah surga
7 -7 -6 6    4 6  6    -5 5 -4
Bersyukurlah pada Yang Kuasa
7 -7  -6 6 4  6 6
Cinta kita di dunia
-5 5 -4 4
Selamanya

GLENN FREDLY - KASIH PUTIH

Untuk mengenang almarhum Glenn Fredly (1975-2020)

5 -5 6    -8  -7 7   7 -5 -5
Terdalam yang pernah kurasa
5 -5 6    -8  -7 7   7 -5 -5
Hasratku  hanyalah   untukmu
-5 5 4  -4 5   5 5   -6 6 -6 4
Terukir manis, dalam renunganku
-5 5 4  -5 6 -6  7 -7 7
Jiwamu  jiwaku   menyatu

7 -7 7 6   7 -7 7 -6
Biarkanlah kurasakan
-6 -7 -7  -7 -8 7  -7 -6 6
Hangatnya sentuhan kasihmu
7 -7 7 6   7 -7 7 -6
Bawa daku  penuhiku
-6 -7 -7  -7 -8 7 
Berilah   diriku
-7 -6  6 -5
kasih  putih
6 -6 -7 7
Di hatiku 

Selasa, 09 Januari 2018

Review Harmonika - Lee Oskar Harmonic Minor (Am)

Halo Sahabat Harmonika!

Bagaimana? Udah pada lancar mainnya? Kalau belum berarti sama. He he he. Kali ini saya akan mereview sebuah merek harmonika yang sudah tidak asing lagi yaitu Lee Oskar. Lee Oskar ini sebenarnya adalah merek harmonika di bawah perusahaan harmonika Tombo dari Jepang. Hanya saja, konon kabarnya pembuatan harmonika ini disupervisi oleh salah satu pemain harmonika terkenal Lee Oskar. Kalau teman-teman belum tahu siapa Lee Oskar, silakan cek videonya di Youtube. Saya sendiri menyukai lagu berjudul My Road dan Before the Rain dari beliau ini.
Gambar nyolong dari website resmi Lee Oskar
Nah, kalau teman-teman dengarkan dengan seksama lagu My Road, teman-teman mungkin berpikir kalau lagu tersebut terdengar agak oriental. Usut punya usut, Lee Oskar kadang memainkan berbagai harmonika dengan tuning yang berbeda. Tuning apaan sih? Pasti sebagian dari kalian bingung, ya, kok macam gitar saja harmonika ada tuningnya. Namun, faktanya saat ini banyak pabrik harmonika yang memproduksi harmonika dengan nada-nada sesuai rikues pembeli. Nah, kalau selama ini kita tahu bahwa dengan memainkan 4 -4 5 -5 6 -6 -7 7 kita akan dapati nada do re mi fa sol la si do, maka pada harmonika dengan tuning berbeda nada yang kita peroleh bukan do re mi fa sol la si do. Perhatikan layout nada berikut ini yang berbeda dengan layout nada harmonika biasa.

Harmonika ini saya beli dari agen resmi harmonika Lee Oskar di Indonesia yaitu dari Aroraputra. Harga saat ini adalah 400 ribu (dulu saya beli sekitar 360 ribu saat ada promo Ramadhan). Penasaran gimana suaranya? Cek contoh suaranya dalam lagu ngasal berikut ini.
 
 

Sekarang coba teman-teman mainkan harmonika diatonik teman-teman (kalau bisa kunci A biar sama), tentu nada yang dihasilkan berbeda. Nah, setelah ngulik-ngulik sebentar saya akhirnya bisa mainin bagian awal lagu My Road Lee Oskar yang saya duga memang dimainkan dengan tuning harmonic minor. Berikut ini bagian awal lagu My Road yang dimainkan dengan tangan gemeter biar menjiwai. wkwkwk.


Jadi, bagaimana teman-teman? Tertarik mencoba harmonika dengan tuning anti-mainstream ini? Apabila teman-teman tertarik dengan tuning unik satu ini, ada  satu pemain harmonika yang harus kalian dengarkan yaitu Roland Van Straaten. Jadi, beliau ini selalu main harmonika dengan tuning-tuning eksotis ala-ala Eropa Timur dan dijamin permainan beliau ini tidak ada duanya. Di postingan berikutnya saya akan mencoba mereview Marine Band dengan tuning Natural Minor.


Kamis, 14 September 2017

Review Harmonika - Seydel Big Six

Halo kawan-kawan!

Beberapa waktu yang lalu saya membeli harmonika Seydel Big Six. Seydel ini merek yang agak "elite" karena harganya rata-rata lebih mahal dibandingkan Suzuki atau Hohner. Big Six sendiri hanya memiliki enam lubang sehingga kurang cocok bagi kalian yang baru akan membeli harmonika pertama. Namun, untuk teman-teman yang sudah punya harmonika dan ingin mencoba sensasi harmonika mini high quality dan terutama teman-teman yang memiliki tangan super kecil seperti saya dan kesulitan melakukan teknik wah-wah effect, harmonika ini patut dicoba, eh, dibeli maksudnya. 

Nah, Seydel Big Six ini dikemas dalam wadah kaleng macam sarden. Kaleng ini menurut pabrik Seydel sendiri memiliki dua fungsi, yang pertama untuk wadah dan yang kedua untuk memberi efek resonator. Ada cerita menarik tentang kaleng resonator ini. Jadi, waktu kumpul dengan teman-teman Jakarta Harpist kemarin, mereka pada nyobain main harmonika dengan ini kaleng. Haha. Ndeso tenan teman-temanku.



Selain dikemas dalam kaleng, kita juga mendapat lanyard alias tali yang biasa kita pakai untuk menggantung ID Card. Lanyard-nya sendiri bertuliskan Seydel, jadi berasa karyawan pabrik Seydel. Hehe.

Untuk suara sendiri, Seydel Big Six ini punya kualitas tidak jauh beda dengan Hohner Crossover yang harganya lebih mahal (sekitar 850 ribu). Bahkan, tanpa harus merapatkan reed di hole 6 saya bisa melakukan overbend dengan cukup mudah dengan harmonika ini. Bahkan, menurut penjualnya, komponen yang digunakan dalam harmonika ini konon sama dengan yang digunakan dalam Seydel 1847, produk andalan Seydel yang harganya sejuta-lebih-berapa-itu-saya-gak-minat.

Oh ya, Seydel Big Six ini dibanderol seharga 530 ribu dan di Indonesia sendiri hanya dijual oleh seller favorit saya Om Guntari di Tokopedia. Untuk contoh suaranya kawan-kawan bisa lihat di video di bawah ini (iya, itu saya. Saya juga main ukulele).